Janda Tua Diperkosa Massal Karena Dituding Penyihir

Isu mengenai penyihir yang seharusnya sudah lenyap di abad pertengahan faktanya masih bisa ditemukan di kehidupan abad milenium. Bahkan baru-baru ini, kegemparan terjadi di sebuah desa di negara bagian Jharkand di India. Seorang janda tua ramai-ramai diperkosa karena dituding sebagai tukang sihir.

 

Peristiwa ini sejatinya terjadi pada Rabu (7/3), tetapi korban baru melapor ke kepolisian pada Minggu (11/3) kemarin. Dari laporan itu, korban yang tinggal di kediaman menantunya di desa Badi, distrik Khunti selama delapan bulan terakhir mendadak didatangi sekelompok warga desa. Korban diseret dan dibawa ke pengadilan desa lalu para tetua desa menuduhnya sebagai tukang sihir yang membuat banyak anak-anak di desa Badi jatuh sakit misterius.

 

Janda tua nan malang itupun diseret ke hutan dekat desa Badi dan diperkosa massal oleh beberapa warga sekaligus diancam jika berani lapor ke kepolisian.Tak terima dengan apa yang terjadi, keluarga korban pun memberanikan diri melaporkan ke kepolisian distrik Khunti. Ashwini Kumar Sinha selaku perwira polisi distrik Khunti menegaskan jika pihaknya siap melakukan penyelidikan kasus di TKP sebelum akhirnya menjerat pelaku dengan pasal hukum. Korban sendiri saat ini sudah dibawa ke rumah sakit pemerintah untuk menjalani visum.

 

Dua Perempuan Juga Jadi Korban Tuduhan Penyihir

 

Tudingan penyihir yang terjadi di negara bagian Jharkand ini sebetulnya bukanlah kali pertama. Karena pada pertengahan Februari lalu, ada insiden serupa yang dialami dua orang perempuan di desa Dulami, tak jauh dari Ranchi, ibukota negara bagian Jharkand. Korban yang merupakan pasangan bandar togel hongkong ibu-anak itu diseret secara kasar dari kediamannya, digunduli dan dipaksa makan kotoran manusia karena dituduh banyak orang sebagai tukang sihir.

 

Kedua korban adalah Karo Devi (65) dan putrinya, Basanti Devi (35), seperti dilansir Kompas. Karo dan Basanti diseret warga desa Dulami di kediamannya pada pagi hari dan langsung dibawa ke pengadilan desa. Tanpa bisa melakukan pembelaan, Karo dan Basanti dinyatakan sebagai penyihir dan langsung warga desa menggunduli kepala mereka sekaligus memaksa mereka makan kotoran manusia.

 

“Warga desa menyeret kami keluar rumah. Mengotori pakaian kami dengan tanah dan memaksa kami makan kotoran manusia. Mereka menyebut kami penyihir,” curhat Karo dan Basanti. Tak berhenti di situ, mereka berdua pun dibawa ke sungai dan gelang milik mereka dipatahkan oleh warga. Karo dan Basanti pun dipaksa melepas pakaian dan menyelam ke dalam sungai sebelum akhirnya diberikan pakaian baru berwarna putih sebagai perlambang janda dalam mitologi Hindu.

 

Tudingan tukang sihir kepada Karo dan Basanti ini muncul setelah seornag warga desa Dulami meninggal dunia setelah sakit berkepanjangan. Keluarga orang yang meninggal itu kemudian meminta bantuan dukun dan si dukun menyebut kalau Karo dan Basanti sebagai dalang kematian karena memakai ilmu hitam. Menyadari kalau sudah mendapat perilaku tidak menyenangkan, Karo dan Basanti pun melaporkan perbuatan warga desa ke kepolisian setempat.

 

Seorang Pria Tewas Ditembak Karena Diyakini Penyihir

 

Bicara mengenai kasus tudingan tukang sihir, ternyata tidak hanya terjadi di India. Pada pertengahan tahun 2016 silam, seorang pria di Kamboja juga mengalami nasib buruk karena dituduh sebagai penyihir. Pria yang diketahui bernama Chhem Yin itu bahkan tewas ditembak dengan senapan serbu AK-47 oleh warga desa setempat. Pria berusia 34 tahun itu diyakini sudah menyebarkan penyakit kepada warga desa setempat memakai perantara ilmu hitam.

Read More →