Romi Tak Bakal Hadiri Sidang Hari ini

Deskripsi singkat: Mantan Ketum PPP, Rohamurmuziy, yang telah ditetapkan sebagai KPK atas kasus pengisian jabatan di Kemenag tak akan datang di sidang praperadilan.

Romi Tak Bakal Hadiri Sidang Hari ini

Kabar datang dari tersangka kasus suap pengisian jabatan Kementerian Agama, M Rohamurmuziy atau yang kerap disapa Romi. Ia dijadwalkan menjalani sidang praperadilan pada hari pertama puasa ini, Senin (6/5) tepatnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Tak Akan Hadir di Sidang Praperadilan

Pengacara Romi yaitu Maqdir Ismail, mengatakan bahwa agenda di dalam sidang praperadilan saat ini adalah untuk membacakan permohonan atau pun gugatan yang mana sebelumnya telah diajukan mantan Ketua Umum PPP (Partai Persatuan Pembangunan) tersebut setelah ia ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Sebelumnya, memang KPK sudah menetapkan Romi sebagai tersangka. Ia tidak sendiri karena Kepala Kantor agen togel online Wilayah Kemenag Jawa Timur, Haris Hasanuddin, dan juga Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq menjadi rekan tersangkanya dalam kasus ini.

“Membacakan permohonan saja,” kata Maqdir tepatnya di PN Jaksel. Ia juga menambahkan bahwa kliennya tak akan ikut dalam sidang praperadilan ini. “Kami juga tak meminta izin untuk dia hadir, dan enggak ada gunanya juga dia hadir,” ungkapnya lagi.

Sidang yang akan digelar hari ini adalah buah penundaan dari acara yang semestinya dilakukan tanggal 22 April 2019 lalu. Kemudian ada permintaan penundaan sidang di waktu itu yang datangnya dari pihak KPK.

Di dalam kasus ini, Romi diduga kuat menerima uang suap yang besarnya Rp. 300 juta. Rinciannya: Rp. 50 juta dari Muaqaf untuk mengisi posisi jabatan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik dan yang Rp. 250 juta lainnya adalah dari Haris untuk mengisi jabatan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur.

KPK Juga Akan Periksa Menag

Dalam kasus Romi ini, ada beberapa pejabat yang akan diperiksa pekan ini. Salah satu di antaranya adalah Menteri Agama, Lukman Hakim Saifudin. Rencananya, ia akan diperiksa tanggal 8 Mei 2019 esok. Penjadwalan tersebut termasuk penjadwalan ulang karena politikus PPP tersebut tak memenuhi panggilan di hari Rabu (24/4) lalu.

Jubir KPK, Febri Diansyah mengatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat penjadwalan ualng pada Menteri Agama Lukman pada hari Selasa (30/4) minggu lalu. Surat tersebut sudah dikirimkan ke kantor Lukman. Ia bakal diperiksa sebagai saksi untuk tersangka kasus suap pengisian jabatan di Kementerian Agama yang diduga kuat dilakukan oleh Romi.

“Surat sudah dikirim tanggal 30 April 2019 kemarin ke kantor untuk jadwal pemeriksaan hari Rabu (8 Mei 2019), ini,” kata Febri dalam keterangan tertulisnya hari Jumat (3/5).

Febri pun berharap bahwa dalam pemanggilan kedua kalinya ini bisa dipenuhi Lukman. Dikabarkan yang bersangkutan tak datang dengan alasan ada kegiatan lainnya yang tak bisa ditinggalkan di Jawa Barat. “Jadi, kami harap yang bersangkutan datang memenuhi panggilan Penyidik, karena di Panggilan Pertama tidak datang dengan alasan ada kegiatan di Bandung,” imbuhnya.

Perlu diketahui bahwa dalam kasus yang menyeret Romi ini, KPK sebelumnya hendak mengonfirmasi aliran dana suap Pengisian Jabatan di Kemenag pada Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin ini ketika pemanggilan perdananya yaitu Rabu (24/4) silam. KPK sempat menyita sejumlah uang yaitu Rp. 180 juta dari ruang ruang kerja Lukman. Belakangan, KPK telah memastikan bahwa uang tersebut adalah honor yang didapatkan Lukman dari tempat lainnya.

Dalam kasus ini KPK sudah resmi menetapkan Romi sebagai tersangka. Namun aliran dananya masih harus KPK telusuri kepada siapa sajakah.

Read More →