Ingin Jadi Artis Sinetron Puluhan Warga Kediri Kena Tipu

25 orang warga kota Kediri Jatim urung menjadi artis sinetron setelah menjadi korban penipuan berkedok rekrutmen casting serta syuting sebuah sinetron yang berjudul Sajadah Cinta. Tak sekedar tertipu karena sinetron tersebut tak juga tayang di televisi, puluhan korban ini juga menderita kerugian financial. Pasalnya mereka diharuskan untuk menyerahkan dana bila ingin terlibat dalam produksi sinetron ini.

 

Setiap orang diharuskan membayar dana dengan jumlah yang bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah. Untuk sekedar casting harga yang dipatok adalah ratusan ribu rupiah, tapi bila ingin ikut syuting mereka ditarik dana mulai dari 1.5 juta rupiah, bahkan ada yang mencapai 40 juta rupiah. Berikutnya setelah dinyatakan lolos casting dan mulai syuting selama beberapa kali di kota Kediri, sinetron tersebut tak juga muncul di layar kaca.

 

Sebelumnya mereka dijanjikan bahwa sinetron tersebut akan ditayangkan di stasiun ANTV dan Trans 7 sekitar tanggal 17 juli 2019. Para korban juga sempat diajak pawai untuk promosi sinetron tersebut. Salah seorang orangtua korban, Nyonya Kris mengatakan saat gelar perkara di Mapolres Kediri bahwa anaknya ditipu sekitar 20 juta.

 

Tersangka merupakan kru film dan bukan sutradara

Para korban akhirnya curiga bahwa mereka telah ditipu setelah sinetron tersebut tidak muncul di televisi sehingga membuat laporan kepada pihak berwajib. Ajun Komisaris Besar Anton Haryadi, Kepala Polres Kediri menyatakan pihaknya telah menangkap Bang Jay alias Robby Sudarsono (52). Robby yang ber-KTP Bekasi ini mengaku bahwa dirinya sutradara untuk sinetron fiktif yang diproduksi oleh PT JAS Production tersebut.

 

Robby sendiri sebenarnya bukanlah sutradara namun kru film yang juga penghubung (LO) artis di Jakarta. Modus yang dilakukan tersangka adalah mengklaim bahwa pihaknya bekerjasama dengan Trans7 dan mengadakan casting untuk merekrut calon artis yang akan diajak bermain sinetron bursatogel singapura tersebut. Dalam melancarkan aksinya pelaku bekerja seorang diri, serta menjalin kerjasama dengan agen modeling terkenal di kota Kediri.

 

Lebih jauh Anton Haryadi mengatakan kalau kerugian akibat kasus tersebut mencapai hingga 280 juta rupiah. Sementara Robby dikenai pasal378 juncto 372 KUHP tentang Penipuan dengan hukuman pidana penjara 4 tahun. Penyidik juga mengamankan beberapa barang bukti lainnya selain tersanka, seperti peralatan syuing hingga souvenir sinetron Sajadah Cinta.

 

Korban penipuan menanggung malu

Tak hanya mengalami kerugian financial, 25 korban penipuan juga sangat terpukul dan malu atas kasus penipuan tersebut. Alasannya peristiwa tersebut membuat mereka menjadi sorotan social. Menurut salah satu orangtua korban, ada korban lain yang sampai mengambil cuti kuliah demi mendapatkan peluang di dunia hiburan dengan ikut casting dan syuting sinetron tersebut.

 

Salah satu iming-iming yang ditawarkan Robby hingga para korban tergiur adalah gaji besar yang dijanjikannya, yaitu sejumlah 1.5 juta rupiah per episode dan ditayangkan di televisi nasional. Sinetron tersebut rencananya akan tayang 3 kali seminggu, sehingga para korban membayangkan dalam satu bulan mereka bisa mengantongi hingga 4,5 juta rupiah. Apalagi saat membujuk korbannya Robby memang terlihat menyakinkan dan professional karena memangĀ  mengetahui seluk-beluk persinetronan Indonesia.

Proses syuting sinetron tersebut telah dilangsungkan sejak bulan Mei lalu dan sudah berjalan sampai bulan juli 2019. Bila ditotal para korban telah mengikuti syuting sebanyak 9 kali dan semuanya dilangsungkan di kota Kediri. Dalam pengembangkan kasus penipuan tersebut sebanyak 7 orang artis ibukota turut dimintai keterangan pihak berwajib.