MU Seharusnya Tak Menjual Para Pemain Ini

Manchester United (MU) terlihat jelas tengah membangun kekuatan pada liga Eropa dan Inggris. Demi mengembalikan reputasinya sebagai club bola paling top di Inggris, Setan Merah ini tak segan merekrut sejumlah pemain paling bersinar.

 

Salah satunya adalah Alexis Sanchez dari Arsenal, sebagai pesepakbola terakhir yang direkrut. Setelah menyerahkan gelandang Armenia, Henrikh Mkhitaryan, MU sukses mendapatkan pemain Timnas Chile tersebut.

 

Keputusan MU untuk melepaskan Mkhitaryan ini karena penampilannya yang melorot drastic serta kesuliannya untuk bersaing dengan yang lain.

 

Walaupun begitu, tetapi manajemen MU terbukti memiliki banyak pengalaman keliru dalam melego para atletnya. Beberapa pesepakbola sanadomino yang seharusnya tetap disimpan ternyata bermain lebih gemilang di clubnya yang baru.

 

Sir Alex Ferguson, pada kelasnya pun terbukti pernah membuat keputusan yang salah dengan menjual beberapa pemain yang sebenarnya masih dibutuhkan. Inilah daftarnya.

 

Daftar pemain yang harus tetap disimpan oleh MU

Para pemain ini seharusnya tak dilepas oleh MU versi Sokkaa.

 

Ruud van Nistelrooy

Pesepakbola ini adalah salah satu pencetak gol terbaik yang pernah membela MU sejak tahun 2001 hingga 2006. Alasan kepergian Nistelrooy ternyata berkaitan dengan Cristiano Ronaldo serta karakternya yang egois. Carlos Quiroz sempat berbicara secara pribadi dan meminta Nistelrooy untuk menghormati Ronaldo, tetapi ia mengatakan tak ada orang yang ia hormati di club. Mendengar hal itu Ferguson pun memulangkannya.

 

Andy Cole

Mantan striker MU ini mempunyai pertemanan yang luar biasa dengan Dwight Yorke di Old Trafford. Lagi-lagi penyebab pesepakbola ini dilepaskan adalah karena karakternya yang tak dapat bermitra dengan orang lain selain Yorke serta sifatnya yang introvert. Cole kesulitan untuk kompak dengan striker MU yang lain, yaitu Teddy Sheringham.

 

Ini karena dendam lama saat Cole baru memulai debutnya melawan Uruguay di tahun 1995. Pelatih menunjuknya untuk menggantikan Sheringham dan saat ia mengulurkan tangan untuk jabat tangan, Sheringham menolaknya. Cole yang merasa dipermalukan menjadi sangat benci kepadanya. Di tahun 2001 ia memutuskan untuk meninggalkan MU dan bergabung bersama Blackburn Rovers.

 

David Beckham

Mantan pesepakbola yang kini menjadi selebriti ini adalah bukit produk MU yang tersukses. Ia pula yang membantu MU di tahun 1999 untuk meraih treble winners. Alasan kepergiannya adalah perseteruannya dengan Ferguson setelah MU kalah dari Arsenal pada piala FA tahun 2003.

 

Ferguson mengatakan bahwa Bekcham merasa lebih besar daripada sang manajer sehingga sudah waktunya ia angkat kaki. Selama kariernya di MU Beckham berkontribusi pada 6 kali kemenangan Liga Primer, satu Liga Champions, dan dua piala FA. Ia pun dijual ke Real Madrid dengan nilai transfer 25 juta poundsterling.

 

Carlos Tevez

Di tahun 2009 selain kehilangan Cristiano Ronaldo, MU juga harus melepaskan striker Argentina Carlos Tevez. Padahal ia berkontribusi membantu MU memenangkan Liga Champions pada 2008. Tevez memilih pergi karena meski sukses membawa timnya meraih juara liga serta melenggang ke final champions untuk kedua kalinya berturut-turut ia tak memperoleh tawaran kontrak baru. Tetapi ia menegaskan bahwa hubungannya dengan  Sir Alex Ferguson baik-baik saja.

 

Park Ji-sung

Melepaskan atlet yang satu ini konon adalah kekeliruan paling besar yang dilakukan MU. Padahal ia selalu mengerahkan seluruh kapasitasnya pada lini tengah sejak bertugas membela MU. Ia pun memilih hengkang karena jarang diturunkan oleh sang manajer walaupun durasi kontraknya masih tinggal 1 musim. Pada sebuah wawancara di Korea Selatan, Park Ji-Sung menginginkan tantangan baru di tempat lain.